Kepala Laboratorium: Dr. Ir. Abd. Haris B., M.Si.
Fakultas/Lembaga: Fakultas Pertanian
Laboratorium Agroklimatologi dan Statistika merupakan salah satu fasilitas penunjang kegiatan akademik dan penelitian di bidang ilmu pertanian, khususnya yang berkaitan dengan analisis iklim dan penerapannya terhadap pertumbuhan serta hasil tanaman. Laboratorium ini berfungsi sebagai pusat pembelajaran, penelitian, dan pengembangan teknologi yang berfokus pada pemanfaatan data iklim serta penerapan metode statistika dalam bidang agroekosistem.
CL-202 Portable Laser Leaf Area Meter adalah alat portabel yang digunakan untuk mengukur luas permukaan daun dengan cepat, akurat, dan tanpa merusak sampel. Alat ini bekerja menggunakan teknologi laser untuk memindai bentuk dan ukuran daun secara otomatis, sehingga menghasilkan data yang presisi mengenai luas daun, panjang, dan lebar. CL-202 sangat berguna dalam penelitian fisiologi tanaman, pemuliaan, dan analisis pertumbuhan karena dapat membantu menentukan efisiensi fotosintesis serta respon tanaman terhadap berbagai kondisi lingkungan dan perlakuan budidaya.
Kepala Laboratorium: Prof. Ir. Rinaldi Sjahril, M.Agr., Ph.D.
Fakultas/Lembaga: Fakultas Pertanian
Laboratorium Biosains dan Bioteknologi Tanaman merupakan fasilitas penunjang kegiatan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat di bidang ilmu hayati, khususnya yang berfokus pada pemahaman dasar-dasar biologi molekuler dan penerapan bioteknologi dalam peningkatan kualitas tanaman. Laboratorium ini menjadi wadah bagi mahasiswa dan peneliti untuk mempelajari struktur, fungsi, serta manipulasi genetik tanaman guna mendukung inovasi di bidang pertanian berkelanjutan.
Kepala Laboratorium: Dr. Ir. Abd. Haris B., M.Si.
Fakultas/Lembaga: Fakultas Pertanian
Laboratorium Ekofisiologi dan Nutrisi Tanaman berperan sebagai pusat kegiatan pendidikan dan penelitian yang mempelajari hubungan antara faktor lingkungan, proses fisiologis, serta kebutuhan hara tanaman untuk mendukung pertumbuhan dan produktivitasnya. Laboratorium ini dilengkapi dengan berbagai peralatan analisis seperti spektrofotometer, leaf area meter, dan oven pengering, yang digunakan untuk mendukung praktikum, penelitian mahasiswa, serta pengembangan teknologi budidaya tanaman yang efisien dan berkelanjutan.
Chlorophyll Content Meter CCM-200plus merupakan alat portabel yang digunakan untuk mengukur kandungan klorofil pada daun secara cepat dan non-destruktif. Alat ini bekerja dengan mendeteksi tingkat penyerapan cahaya pada panjang gelombang tertentu, sehingga memberikan estimasi akurat terhadap konsentrasi klorofil sebagai indikator kesehatan dan status nutrisi tanaman. CCM-200plus sangat bermanfaat dalam penelitian fisiologi tanaman, pemantauan kondisi lapangan, serta evaluasi pengaruh perlakuan budidaya terhadap efisiensi fotosintesis tanaman.
Automatic Growth Chamber adalah ruang tanam terkendali yang dirancang untuk menumbuhkan tanaman di bawah kondisi lingkungan yang dapat diatur secara presisi, seperti suhu, kelembapan, intensitas cahaya, dan fotoperiode. Alat ini memungkinkan peneliti melakukan pengamatan terhadap respon fisiologis dan pertumbuhan tanaman terhadap berbagai perlakuan lingkungan tanpa dipengaruhi faktor luar. Dengan sistem pengendalian otomatis dan pencatatan data yang akurat, Automatic Growth Chamber sangat ideal digunakan dalam penelitian fisiologi tanaman, pemuliaan, serta studi adaptasi tanaman terhadap cekaman abiotik.
Kepala Laboratorium:Prof. Dr. Ir. Muh. Farid BDR., M.P.
Fakultas/Lembaga: Fakultas Pertanian
Laboratorium Pemuliaan dan Ilmu Benih Tanaman berfokus pada kegiatan pendidikan dan penelitian terkait pengembangan varietas unggul serta peningkatan mutu benih tanaman. Laboratorium ini menjadi sarana untuk mempelajari prinsip-prinsip genetika, seleksi, hibridisasi, dan evaluasi karakter agronomis tanaman, sekaligus melakukan pengujian viabilitas, vigor, dan kualitas fisiologis benih. Dilengkapi dengan berbagai alat pendukung seperti seed counter, oven benih, dan timbangan analitik, laboratorium ini berperan penting dalam mendukung inovasi pemuliaan tanaman dan penyediaan benih bermutu guna menunjang ketahanan pangan dan pertanian berkelanjutan.
Kepala Laboratorium:Prof. Dr. Ir. Muh. Farid BDR., M.P.
Fakultas/Lembaga: Fakultas Pertanian
Laboratorium Kultur Jaringan Tanaman merupakan fasilitas yang digunakan untuk melakukan perbanyakan tanaman secara aseptik melalui teknik kultur in vitro. Laboratorium ini berperan penting dalam kegiatan pendidikan dan penelitian yang berfokus pada regenerasi tanaman, mikropropagasi, serta pengembangan varietas unggul melalui rekayasa bioteknologi. Dilengkapi dengan peralatan seperti laminar air flow cabinet, autoklaf, mikropipet, dan inkubator, laboratorium ini memungkinkan pelaksanaan berbagai tahapan kultur jaringan mulai dari sterilisasi eksplan, inisiasi, multiplikasi, hingga aklimatisasi. Melalui kegiatan di laboratorium ini, mahasiswa dan peneliti dapat mempelajari prinsip-prinsip dasar kultur jaringan dan menerapkannya dalam pengembangan teknologi perbanyakan tanaman yang cepat, efisien, dan bebas penyakit.
Vertical Laminar Air Flow adalah alat yang digunakan untuk menyediakan area kerja steril dengan aliran udara vertikal yang tersaring melalui HEPA filter. Alat ini berfungsi melindungi sampel dari kontaminasi mikroorganisme dan partikel debu selama proses aseptik, seperti pada kegiatan kultur jaringan, inokulasi, atau penanaman mikroba. Dengan sistem sirkulasi udara bertekanan positif dan pencahayaan ultraviolet untuk sterilisasi, Vertical Laminar Air Flow menjadi peralatan penting dalam menjaga kebersihan dan keamanan kerja di laboratorium bioteknologi maupun kultur tanaman.
Kepala Laboratorium: Dr. Ir. Katriani Mantja, M.P
Fakultas/Lembaga: Fakultas Pertanian
Laboratorium Jamur Pangan dan Pupuk Hayati merupakan sarana pendidikan dan penelitian yang berfokus pada pemanfaatan mikroorganisme, khususnya jamur dan bakteri, dalam bidang pangan dan pertanian berkelanjutan. Laboratorium ini digunakan untuk kegiatan isolasi, identifikasi, dan kultur jamur pangan serta formulasi berbagai jenis pupuk hayati berbasis mikroba fungsional. Dilengkapi dengan peralatan seperti inkubator, autoklaf, laminar air flow, dan mikroskop, laboratorium ini mendukung penelitian mengenai peningkatan nilai gizi jamur pangan, pengembangan biofertilizer, serta penerapan bioteknologi mikroba untuk meningkatkan kesuburan tanah dan produktivitas tanaman.
Laminar Air Flow Biobase BBS-V1800 adalah perangkat laboratorium yang dirancang untuk menyediakan area kerja steril dengan aliran udara vertikal bertekanan positif yang difilter menggunakan HEPA filter berstandar tinggi. Alat ini berfungsi melindungi sampel dari kontaminasi selama kegiatan aseptik seperti penanaman jaringan, inokulasi mikroba, maupun persiapan media. Dilengkapi dengan sistem kontrol digital, pencahayaan UV, dan permukaan kerja stainless steel, BBS-V1800 memberikan lingkungan kerja yang aman, bersih, dan efisien bagi kegiatan penelitian dan praktikum di bidang mikrobiologi maupun kultur jaringan tanaman.
Studio Lanskap merupakan fasilitas pembelajaran dan perancangan yang digunakan untuk mendukung kegiatan akademik di bidang arsitektur lanskap dan perencanaan ruang terbuka hijau. Studio ini berfungsi sebagai tempat bagi mahasiswa dan peneliti untuk mengembangkan kreativitas dalam merancang tata ruang lanskap yang estetis, fungsional, dan berkelanjutan. Dilengkapi dengan perangkat komputer, perangkat lunak desain, meja gambar, serta sarana pendukung lainnya, Studio Lanskap menjadi wadah kolaboratif dalam proses perancangan, analisis tapak, serta simulasi desain yang mengintegrasikan aspek ekologi, sosial, dan teknis dalam pengelolaan lingkungan.